Penipuan Bermodus Jual Nasi Bungkus untuk Daftar Ulang Sekolah


Sebuah kasus dugaan penipuan bermodus meminta bantuan online tengah viral di media sosial. Kasus ini bermula dari tweet akun @Anisahsafitriii yang menjual nasi bungkus pada Selasa (30/6) dan sudah disukai lebih dari 4.000 pengguna Twitter

Ia dan ibunya menjual nasi bungkus seharga Rp 8 ribu demi melunasi biaya daftar ulang SMA. Ia juga menyematkan hasil PPDB bahwa ia diterima di SMAN 1 Gresik. Warganet pun turut bersimpati. Ada yang hanya sekadar membantu membagikan, banyak juga yang membeli bahkan membantu secara sukarela tanpa imbalan nasi bungkusnya. 

Namun kebohongan akun ini terbongkar ketika akun @GresikNews merilis penelusurannya ke SMAN 1 Gresik untuk mengecek siswa itu. Ternyata Humas SMAN 1 Gresik, Abdul Mukti menyatakan tidak ada siswa baru dengan nama tersebut. 

Rekening yang digunakan pelaku untuk menerima bantuan tersebut adalah rekening Bank Mandiri atas nama Fabiola Feinie Ary. Menurut seorang warganet, ini bukan pertama kalinya pelaku menipu secara online

Akhirnya pelaku mengakui ia bukan siswa dari SMAN 1 Gresik. Setelah pengakuan tersebut, pelaku menutup akun @Anisahsafitriii dan kini sudah tidak dapat diakses lagi

Tags