Webinar Literasi Digital Kreatif Dan Produktif Dari Rumah Di Masa Pandemi Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara


Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara kembali bergulir. Kali ini mengusung tema “Kreatif dan Produktif dari Rumah di Masa Pandemi”.


Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 15 Juli 2021 pukul 09.00-12.00 ini mengupas tentang kreatif dan produktif dari ruma di masa pandemi.


Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk  mengidentifikasi hoax serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet. 


Kegiatan yang  secara nasional telah dibuka oleh Presiden Jokowi ini dilaksanakan secara simultan di semua daerah dengan target 10 juta partisipan mengikuti webinar dan tersentuh oleh literasi digital. 


Pada webinar yang menyasar target segmen  masyarakat umum, sukses dihadiri oleh sekitar 845 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Drh. Deddy F. Kurniawan, Owner/CEO Dairy Pro Indonesia Group; Dr. Meithiana Indrasari, S.T., M.M, Akademisi Unitomo, Regional ICSB, East Java; H. Mutsyuhito Solin, M.Pd, Wakil Bupati Pakpak Bharat; dan Aryanto Tinambunan, S.P, M.Si, Kadis Kominfo Pakpak Bharat. Penggiat media sosial Ranitya Nurlita bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Hadir pula selaku Keynote Speaker, Samuel A. Pangerapan Dirjen Aptika Kementerian Kominfo memberikan sambutan.


Pada Sesi pertama, Drh. Deddy F. Kurniawan menyampaikan hampir 77% transaksi kami melalui digital. Di tahun 2045 kita akan punya masyarakat Indonesia yang produktif maksudnya apa? Yaitu menjadi produsen. Apapun yang kita bikin pasti ada konsumennya pasti ada pembelinya.


Giliran pembicara kedua, Dr. Meithiana Indrasari, S.T., M.M mengatakan netiker dalam berinteraksi di dunia maya yaitu ingatlah keberadaan orang lain, taat kepada standar perilaku online yang sama kita jalani dalam kehidupan nyata, berpikir dulu sebelum berkomentar, hormati waktu dan bandwith orang lain, gunakan Bahasa yang sopan dan santun, bagilah ilmu dan keahlian, menjadi pembawa damai dalam diskusi yang sehat.


Tampil sebagai pembicara ketiga, H. Mutsyuhito Solin, M.Pd menjelaskan ada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa tingkat literasi digital pada kompetensi informasi adalah cukup tinggi, tingkat literasi digital pada kompetensi kreasi konten adalah cukup rendah dan tingkat literasi digital kompetisi keamanan adalah cukup tinggi. Kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari berbagai sumber yang sangat luas yang diakses melalui piranti computer (Paul Gilster, 1997).


Pembicara keempat, Aryanto Tinambunan, S.P, M.Si menuturkan secara umum, keamanan digital dapat dimaknai sebagai sebuah proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring dapat dilakukan secara aman. Tidak hanya untuk mengamankan data yang kita miliki melainkan juga melindungi data pribadi yang bersifat rahasia.


Ranitya Nurlita selaku Key Opinion Leader menyampaikan kita perlu berhati-hati di dalam dunia digital ada juga negatifnya seperti hati-hati dengan memberi data pribadi dengan orang lain, dan hati-hati juga dengan bajakan.


Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Sinurmauli Sigalingging yang bertanya strategi apa yang paling tepat sasaran untuk membantu pustakawan dalam mengembangkan literasi di daerah yang masih blm digital? Narasumber H. Mutsyuhito Solin, M.Pd menanggapi minat budaya baca kita itu rendah karena budaya kita dengan lisan. Perpustakaan upaya yang harus dilakukan yaitu bekerja sama dengan sekolah yaitu dengan murid. Dan juga cara meningkatkan seseorang menarik buku dengan memberi konten tentang buku dengan menarik.


Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Pakpak Bharat. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.


(litdig/nf)

Tags